Arsip Harian: 19 April 2012

Kebutuhan Perangkat Lunak

Kebutuhan PL bukan berarti hal yang dibutuhkan oleh perangkat lunak agar perangkat lunak dapat digunakan.

Tidak sepenuhnya itu salah, namun ada yang lebih tepat. Mungkin bisa diartikan kebutuhan PL adalah hal yang dibutuhkan oleh pengguna. Kemampuan yang harus dimiliki oleh sebuah perangkat lunak untuk menangani permasalahan yang dihadapi oleh pengguna. Itu definisi kebutuhan perangkat lunak dari IEEE.

Kebutuhan PL menjadi hal yang harus ada dalam proses pembangunan perangkat lunak. Kebutuhan PL harus dinyatakan dan ditulis pada tahap awal rekayasa perangkat lunak sebagai keluaran dari tahap analisis kebutuhan perangkat lunak. Seorang software engineer memahami permasalahan user dari kebutuhan PL ini. Kebutuhan PL ini juga menjadi dasar penawaran dan pelaksanaan dari proyek pembangunan perangkat lunak tersebut.

Mengingat pentingnya kebutuhan PL, propoperti ini harus ditulis (didokumentasikan) sesuai aturan yang benar dan baik sesuai konvensi yang disepakati. Jika engineer dan user keduanya berasal dari dalam negeri maka kebutuhan perangkat lunak ditulis dalam bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD, konsisten dan tidak ambigu. Jika terdapat kesalahan dalam penulisan kebutuhan, dapat terjadi ketidakcocokan antara yang diinginkan oleh user dan yang dibuat oleh engineer. Bisa jadi proyeknya akan gagal. So, beware and be careful in writing software requirements.

Categories: RPL | Tinggalkan Komentar

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.