RPL

Kebutuhan Perangkat Lunak

Kebutuhan PL bukan berarti hal yang dibutuhkan oleh perangkat lunak agar perangkat lunak dapat digunakan.

Tidak sepenuhnya itu salah, namun ada yang lebih tepat. Mungkin bisa diartikan kebutuhan PL adalah hal yang dibutuhkan oleh pengguna. Kemampuan yang harus dimiliki oleh sebuah perangkat lunak untuk menangani permasalahan yang dihadapi oleh pengguna. Itu definisi kebutuhan perangkat lunak dari IEEE.

Kebutuhan PL menjadi hal yang harus ada dalam proses pembangunan perangkat lunak. Kebutuhan PL harus dinyatakan dan ditulis pada tahap awal rekayasa perangkat lunak sebagai keluaran dari tahap analisis kebutuhan perangkat lunak. Seorang software engineer memahami permasalahan user dari kebutuhan PL ini. Kebutuhan PL ini juga menjadi dasar penawaran dan pelaksanaan dari proyek pembangunan perangkat lunak tersebut.

Mengingat pentingnya kebutuhan PL, propoperti ini harus ditulis (didokumentasikan) sesuai aturan yang benar dan baik sesuai konvensi yang disepakati. Jika engineer dan user keduanya berasal dari dalam negeri maka kebutuhan perangkat lunak ditulis dalam bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD, konsisten dan tidak ambigu. Jika terdapat kesalahan dalam penulisan kebutuhan, dapat terjadi ketidakcocokan antara yang diinginkan oleh user dan yang dibuat oleh engineer. Bisa jadi proyeknya akan gagal. So, beware and be careful in writing software requirements.

Categories: RPL | Tinggalkan Komentar

Metodologi Pembangunan PL

Membicarakan metodologi pembangunan perangkat lunak berarti kita mempelajari metode-metode apa saja yang dapat digunakan untuk membangun sebuah PL. Metode-metode ini dipraktekkan sebagai bagian dari proses rekayasa PL. Proses rekayasa tersebut PL tidak terlepas dari daur hidup pembangunan perangkat lunak (SDLC).

Terdapat banyak sekali model pembangunan perangkat lunak. Di dalam model pembangunan PL disebutkan tahapan-tahapan apa saja yang perlu dilalui untuk mempraktekan suatu metode pembangunan PL dengan memanfaatkan model pembangunan PL tersebut.

Categories: RPL | Tags: | Tinggalkan Komentar

Tentang Perangkat Lunak

3 aspek utama sebuah Perangkat Lunak:

1. Program
Program komputer adalah bagian penting dalam sebuah perangkat lunak.
Program sebagai benda yang ada di dalam komputer, dibuat kemudian digunakan.
Namun jika hanya program saja, tak bisa disebut software.
Program Menghitung Bilangan Prima akan tetap disebut program,
tanpa ada dokumentasi mengenai penggunaan dan data yang akan digunakan.

2. Dokumentasi
Dokumen sebagai petunjuk/penjelasan dari sebuah perangkat lunak,
yang bisa dibaca mulai dari pembuatan dan juga penggunaan,
mengizinkan pengguna memanfaatkan perangkat lunak tersebut.
Tanpa dokumentasi, pengguna akan kesulitan menggunakan program.
Hanya dokumentasi saja, sama juga perangkat lunak bohong-bohongan.

3. Data
Data sebagai nafas untuk perangkat lunak.
Sebagai item masukan, item yang diproses dan juga item keluaran.
Tanpa data, apalah gunanya perangkat lunak dibuat,
program tak dapat berjalan atau jika berjalan hanya sekedar muncul saja
Hanya data tanpa program dan dokumen juga,
Mau dibawa ke mana si data kita….

Jadi, perhatikan 3 hal tersebut saat membangun perangkat lunak.
Semuanya harus diproduksi dengan baik.

Categories: RPL | Tinggalkan Komentar

Perkenalan Rekayasa Perangkat Lunak

Perangkat Lunak (PL) atau software adalah suatu benda yang dapat kita lihat dan kita gunakan di dalam komputer atau perangkat-perangkat sejenisnya. Berarti Rekayasa Perangkat Lunak (software engineering) adalah ilmu yang mempelajari bagaimana mengutak-atik perangkat lunak yang ada di dalam komputer tersebut, mulai dari membuatnya, menggunakannya hingga memeliharanya. Untuk memahami ilmu RPL, khususnya dalam membuat sebuah PL, dapat kita analogikan seperti saat kita membuat sebuah gedung. Yups, Pembangunan PL dan Pembangunan Gedung.

Apa saja yang ada dalam pembangunan sebuah gedung?
Mulai dari ketua proyeknya, arsitek gedung, orang teknik sipil, teknik material, hingga tukang bangunan atau kulinya. Pengguna gedung tersebut juga termasuk di dalamnya.

Sama halnya di dalam pembangunan PL. Di sini juga ada ketua proyek pembangunan perangkat lunak (Project Leader), ia memimpin keseluruhan dari pelaksanaan pembangunan perangkat lunak. Dalam RPL juga ada arsiteknya perangkat lunak (Analyst), ia menganalisis, bagaimana seharusnya PL-nya nanti. Ia juga yang berkonsultasi dengan para pengguna (User) PL seperti apa sih yang mereka inginkan. Setelah ditentukan kebutuhan penggunanya, maka ada lagi arsitek perangkat lunak (Designer) yang akan membuat gambar rancangan dari PL yang akan dibangun, untuk nanti diserahkan kepada orang teknik sipilnya perangkat lunak.

Selanjutnya ada teknik sipilnya perangkat lunak, ia akan mengolah rancangan yang diperoleh dari arsitek untuk menentukan spesifikasi dari PL yang akan diimplementasikan agar pembangunan PL dapat berjalan dengan baik namun tetap sesuai dengan kebutuhan pengguna. Bekerja sama dengan orang teknik materialnya perangkat lunak, mereka menentukan pula material-material apa saja, teknologi apa saja yang akan digunakan. Setelah analisis dan perancangan perangkat lunak ini memperoleh hasil, rancangan dan spesifikasi ini diserahkan kepada tukang bangunan atau kulinya perangkat lunak.

Sang tukang bangunan perangkat lunak (Programmer) akan menyusun PL mulai dari pondasinya, kerangkanya, menyusun bata per batanya serta memoles tampilan PL hingga jadilah sebuah gedung perangkat lunak yang tidak hanya cantik, tapi juga bermanfaat dan nyaman digunakan. Menguji apakah PL sudah terlihat menarik, berguna dan mudah digunakan adalah tugas dari pegawai kelayakan bangunan perangkat lunak pada tahap pengujian (Tester). Penguna perangkat lunak juga harus dilibatkan karena ia yang akan menggunakan perangkat lunak ini.

Itu dia (kasaran) beberapa tahapan yang perlu dilakukan dalam pembangunan perangkat lunak selain kemudian ada tahapan pemeliharaan agar perangkat lunak dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu kita perlu mempelajari ilmu RPL agar kita dapat membuat PL yang tidak hanya benar namun juga baik prosesnya sehingga menghasilkan PL yang baik pula produknya. InsyaAllah.

Categories: RPL | Tinggalkan Komentar

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.